Kamis, 10 Juli 2014

Perjuangan Menuju Kiamat



Mari kita lihat potongan hadis berikut, yaitu Ketika rasulullah ditanyai tentang hari kiamat oleh jibril, maka rasulullah pun menjawab, “yang ditanya tidak lebih tau dari pada yang bertanya”.  Kemudian jibril kembali bertanya, "Beritahu aku tentang tanda-tandanya." Rasulullah menjawab, "Seorang budak wanita melahirkan nyonya besarnya. Orang-orang tanpa sandal, setengah telanjang, melarat dan penggembala unta masing-masing berlomba membangun gedung-gedung bertingkat."
Seorang budak wanita melahirkan nyonya besarnya, mungkin disini digambarkan tentang perselingkuhan antara sekretaris dengan bosnya, sehingga menghasilkan anak dari perbuatan dosa mereka, ataupun juga, seorang ibu yang melahirkan anaknya, namun si anak memperlakukan ibunya layaknya seperti pembantu.
Orang-orang tanpa sandal, mungkin disini tergambar bahwa banyaknya rakyat yang melarat, sehingga sendalpun susah untuk dibeli, lihatlah di sudut-sudut kota Aceh, pengemis bersileweran di mana-mana, di mesjid baiturrahman, di pertokoan, bahkan di kampus-kampuspun tidak jarang kita temukan, terkadang membawa bayi, buta, cacat dan lain sebagainya. Coba putar kembali ingatan kita, tepatnya di simpang galon darussalam, seorang laki-laki lumpuh yang terbilang masih muda, diletakkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab di jalanan itu tanpa alas, panas terik, debu dimana-mana. Mungkin dia tidak ingin melakukan itu, namun apa yang harus dia perbuat dengan kaki kecilnya, kalau tidak hanya mengikuti saja. Ada apa dengan orang-orang tersebut, apakah negara tidak sanggup untuk membantu mereka, jika kita kumpulkan uang rakyat yang dikorup oleh tikus-tikus kantor, mungkin dengan uang tersebut mampu mensejahterakan seluruh rakyat indonesia, sehingga masyarakat tidak lagi harus meminta-minta dijalanan.
Satu lagi tanda kiamat yang sudah menjadi tontonan umum, yaitu adanya wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, Bukankah kita diharuskan untuk menutup aurat, dan mengulurkannya hingga kedada?, sesuai dengan perintah Allah dalam Surat Annur ayat 31 yang artinya:
“Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” Masihkah kalian semua wahai saudariku untuk tidak menutup aurat, Padahal itu adalah hal yang sangat dilarang oleh Allah S.W.T?
Satu lagi tanda-tanda kiamat yaitu Pengembala unta berbondong-bondong membangun rumah yang megah, mungkin kita pernah terbesit dihati, ketika seseorang yang baru saja diangkat menjadi karyawan disebuah perusahaan, dan kitapun tahu berapa pendapatannya setiap bulan, namun tiba-tiba sebuah mobil mewah ataupun rumah sudah mereka dapatkan, bukan untuk berburuk sangka atau sejenisnya, mungkin saja mereka mendapatkannya dari jalan kredit atau bahkan mendapatkan uang kaget lainnya, namun apakah ini tanda-tanda kiamat yang dikatakan rasulullah diatas?
Periode kekuasaan sudah berjalan 4 kali kekuasaan, yaitu masa pemerintahan Rasulullah, khalifah urasyidin, pemimpin yang menggigit, pemimpin yang diktator yang banyak kita jumpai sekarang, dan pada akhirnya kita akan memasuki kembali kepada kejayaan islam yang sesuai dengan Alquran dan Al hadist, sekarang kita berada dalam kepemimpinan yang diktator, atau bahkan menuju kekuasaan yang ke lima, yaitu kembali ke ajaran yang benar, setelah kekuasaan ini tidak ada lagi kekuasaan yang lain, dalam artian kehidupan dunia akan dihentikan, dan terjadilah kiamat.
Selaku umat islam yang beriman pasti akan percaya penuh akan datangnya hari kiamat ini, jadi, seberapapun cemasnya kita, hari itu pasti akan datang juga, yang harus kita perbuat sekarang adalah, mempercepat penyebaran dakwah islam secara menyeluruh, sehingga menyentuh ke semua aspek kehidupan, dengan begitu islam akan bangkit kembali.
Sungguh perilaku yang salah, ketika kita begitu asyik dengan ibadah kita sendiri, tanpa memperdulikan apa yang sedang terjadi diluar sana, bahkan perhatian kepada keluargapun sangat minim. bukankah syurga itu luasnya tidak berbatas? Jadi mengapa kita harus takut dan enggan untuk mengajak orang lain menuju jalan yang benar?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar