Bahasa
Bibir
by:
mardhatillah syah (140414)
terkadang bahasa bibir tak bermakna
maka, tulisanlah sebagai penyempurna
elok bahasa dan indahnya kata terukir disana
ditulisan-tulisannya
mengerti apa yang dia rasa
berwarna warna kelihatannya.
namun ketika kata terucap
tidak ada rasa, tidak ada warna
gelap tidak bercahaya
kaku bahkan garing sekali
walau diksi-diksi terucap lirih